FUNGSI KEUANGAN
Pada hakekatnya fungsi dari Manajer keuangan adalah, menyeimbangkan kebutuhan-kebutuhan dana dalam operasi perusahaan
dengan berbagai sumber dana.
Penganggaran Modal (capital budgeting)
Semua kegiatan merencanakan dan pengambilan keputusan yang berhubungan
dengan pengeluaran dana yang jangka waktu pengembaliannya melebihi 1 tahun.
Yang termasuk dalam kategori pengeluaran ini adalah pengeluaran dana
untuk pembelian aktiva tetap (tanah, mesin dan peralatan lainnya), begitu juga
dana untuk advertensi jangka panjang, pengeluaran penelitian dan pengembangan
yang mempunyai manfaat jangka panjang termasuk dalam pengeluaran modal (capital
expenditures).
Modal Kerja.
•
Modal
kerja adalah nilai dari harta, milik yang dapat dengan segera dijadikan uang
kas dan digunakan oleh perushaan untuk membiayai keperluan operasi sehari-hari.
Jenis Modal kerja.
Pada dasarnya modal kerja dikelompokkan menjadi 2 kelompok yang
dapat menjadi sumber dana bagi perusahaan,
yaitu :
•
Modal
Asing/Luar, yaitu modal yang
diperoleh perusahaan dari pinjaman-pinjaman yang akan dioperasikan perusahaan
dalam waktu tertentu saja, karena harus dikembalikan dengan disertai bunga.
•
Modal
Asing digolongkan menjadi :
–
Modal
asing jangka pendek, yaitu modal yang penggunaannya kurang dari 1 tahun
–
Modal
asing jangka menengah, yaitu modal yang penggunaannya 1 tahun sampai dengan 5
tahun
–
Modal
Asing jangka panjang, yaitu modal yang penggunaannya lebih dari 5 tahun
Modal Sendiri :
•
Modal
sendiri adalah modal yang dimasukkan oleh para pemilik perusahaan, yang
seterusnya akan dioperasikan perusahaan selama masih berjalan.
•
Modal
jangka pendek (kredit).
•
Kredit
rekening koran, adalah
kredit yang diberikan oleh bank kepada perusahaan dengan batas plafond tertentu
yang oleh perusahaan tidak diambil sekaligus tetapi sesuai dengan kebutuhannya
dan bunga yang dibayar hanya terhadap jumlah uang yang diambil saja, meskipun
perusahaan meminjam lebih dari jumlah tersebut.
•
Kredit
Penjual, merupakan kredit
perniagaan dan kredit ini terjadi apabila penjualan produk dilakukan secara
kredit
•
Kredit
pembeli adalah kredit yang
diberikan oleh pembeli kepada penyelia bahan mentah atau barang lain.
•
Kredit
wesel, kredit yang
terjadi apabila suatu perusahaan mengeluarkan surat pengakuan hutang yang
berisikan kesanggupan untuk membayar sejumlah uang tertentu, kepada pihak
tertentu, pada saat tertentu.
•
Modal
Jangka menengah (kredit).
•
Term
Loan, yaitu kredit
usaha dengan umur dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun. Biasanya term Loan ini diberikan oleh bank dagang,
perusahaan asuransi, suppliers atau manufactur.
•
Leasing, suatu kegiatan pembiayaan barang-barang modal yang
digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu.
•
Modal
Jangka Panjang.
•
Pinjaman
Obligasi, Dalam pinajaman
obligasi jangka waktu didasarkan pada jangka waktu penggunaan kredit dalam
perusahaan dan angsuran disesuaikan dengan jumlah penyusutan dari aktiva tetap
yang dibelanjai dengan obligasi.
•
Dan
apabila sistem pelunasannya sekaligus maka disebut Singking Fund System,
dan apabila sistem pelunasannya dengan cara berangsur disebut dengan Amorization
System.
Pinjaman Hipotek, yaitu pinjaman jangka panjang terhadap
barang tak bergerak agar barang itu bisa dijual untuk
menutupi bila tagihannya tak bisa dibayar.
Daya Tahan Perusahaan
(Kontinuitas).
Untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan maka
pimpinan harus memperhatikan unsur-unsur berikut :
•
Soliditas, yang dimaksud dengan soliditas besarnya kepercayaan
masyarakat pada perusahaan karena mau dan mampu menepati segala kewajibannya.
Ada
3 (tiga) macam Soliditas :
– Soliditas
finansial, kepercayaan dalam
bidang keuangan
– Soliditas
komersil, adalah kejujuran
para pimpinan dalam menepati perjanjian dagang.
– Soliditas
moral, ialah kepercayaan
masyarakat terhadap para pimpinan perusahan. Apakah ada cacat dalam perilakunya.
–
Likuiditas, pengertian likuiditas mencakup kemampuan melunasi
hutang yang jatuh tempo, meyediakan alat-alat lancar untuk proses produksi,
membayar upah, membeli bahan baku. Dan menjadi asset menjadi uang tunai tepat
pada waktu tertentu.
–
Solvabilitas, kemampuan perusahaan untuk dapat membayar semua
utang-utang jika saat perusahaan dibubarkan.
–
Creadietwaardigheid, yaitu kemampuan perusahaan untuk memperoleh kredit
karena kepercayaan. (jika
solvabilitas, likuiditas dan rentabilitas baik maka credietwaardigheidnya baik)
–
Rentabilitas, pengertian rentabilitas mencakup 2 hal yaitu,
perbandingan antara pendapatan dengan dengan kekayaan yang ada (pendapatan
bersih setelah pajak). Perbandingan antara pendapatan perusahaan dengan
kekayaan yang dipakai dalam perusahaan (kekayaan sendiri dan keakayaan asing).
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP)
•
Break
Even Point (BEP) atau titik
impas menggambarkan hasil dari penjualan yang dikeluarkan (pulang pokok),
berarti perusahaan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan tidak memperoleh laba dari hasil penjualan tersebut.
Break Even Point dapat memberikan hasil yang
memadai, jika asumsi berikut dipenuhi :
•
Perilaku
penerimaan dan pengeluaran dilukiskan dengan akurat dan bersifat linier
sepanjang jangkauan (rentang) yang relevan.
•
Biaya
dapat dipisahkan antara biaya tetap dan biaya variabel
•
Efisiensi
dan produkstivitas tidak akan berubah
•
Harga
jual tidak mengalami perubahan
•
Biaya-biaya
tidak berubah
•
Bauran
penjualan konstan
•
Tidak
ada perbedaan yang signifikan (nyata) antara persediaan awal dan persediaan
akhir
•
Rumus
untuk menghitung BEP :
•
Dalam
unit
•
FC
•
BEP
= ----------------------
•
P/unit – VC/unit
•
Dalam
rupiah
FC
•
BEP
= -----------------------
1 -
VC/S
•
Rumus
Untuk Laba Yang Dinginkan, kita dapat mengetahui berapa jumlah penjualan agar
dapat mendapat laba yang ditentukan
FC + Laba Dinginkan
•
Penjualan
= -------------------------------
1
- VC/S
Keterangan :
•
Fixed
Cost (FC) = biaya tetap
•
Variable
Cost (VC) = biay berubah
•
Sales
(S) = penjualan